Regulasi Baru Balap Motor 250 cc

Regulasi Baru Balap Motor 250 cc
Jumat, 12/12/2008 | 07:15 WIB

JAKARTA, JUMAT – Mulai 2011, balap motor kelas 250 cc di MotoGP ganti nama menjadi “Moto2 Championship” dengan regulasi baru. Terutama menyangkut soal mesin, yang sekarang 2-tak menjadi 4-tak.
Keputusan Federasi Sport Motor Internasional (FIM) menggantikan mesin dua langkah menjadi 4 langkah yang dinilai kontroversial sudah putus Juni lalu. Sekarang badan olahraga dunia roda dua itu mengumumkan spesifikasi teknis yang mereka harap bisa meringankan biaya tim.

Intinya, pada 2011 kelak motor yang berlaga di kelas Moto2 Championship hanya bermesin 4-tak, non-turbo atau supercharged, tapi boleh memakai mesin dua silinder, tiga atau empat. Perbedaannya dalam regulasi menyangkut soal batas putaran mesin dan bobot minimun.

Inilah sekelumit regulasi 2011
Mesin
1. 4-tak, maksimum 4 silinder dan tidak boleh turbo atau supercharged
2. Kapasitas maksimum 600 cc
3. Piston tidak boleh oval
4. Maksimum putaran mesin : 4 silinder 16.000 rpm
3 silinder 15.500 rpm
2 silinder 15.000 rpm
5. Katup pneumatik tidak diperbolehkan
6. Bobot minimum berikut mesin; 4 silinder 53 kg
3 silinder 50 kg
2 silinder 47 kg

Transmisi
1. girboks 6 speed
2. Setiap mesin punya 3 alternatif gear ratio
3. Kopling mekanikal elektris atau hidraulis mekanikal tidak diizinkan
4. Untuk data logging, ignation dan kontrol elektronik disuplai oleh badan yang ditunjuk FIM

Sasis
1.Sasis boleh prototipe tapi sesuai dengnan regulasi FIM
2. Berat minimum
4 silinder 135 kg
3 silinder 130 kg
2 silinder 125 kg
SBT
Sumber : eurosport

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: