Setiap Akan Ditangkap, RH Lari Kencang

Rabu, 04/02/2009 12:37 WIB

Pelaku Pengulitan Pohon di Bandung Setiap Akan Ditangkap, RH Lari Kencang

Tya Eka Yulianti – detikBandung

Bandung – Meski sudah mengantongi identitas pelaku pengulitan puluhan pohon di beberapa ruas jalan di Bandung, toh tak mudah menangkapnya. Dua kali akan ditangkap, RH (33), berhasil melarikan diri dari kejaran staf keamanan dan ketertiban kecamatan. Hal itu disampaikan Camat Lengkong Susi Susilayani di sela-sela pembukaan Pesta Buku 2009, di Landmark, Jalan Braga, Rabu (4/2/2009). “Tadi malam sekitar pukul 10 malam, kasie keamanan dan ketertiban akan menangkapnya. Namun RH lari kencang sekali, sehingga tak terkejar,” kata Susi. Bahkan tadi pagi sekitar pukul 5.00 WIB, RH sempat terlihat berkeliaran di dekat kecamatan. “Pas mau ditangkap, dia kembali lari kencang lagi,” ujar Susi menahan tawa. Menurut Susi, sebelum merusak puluhan pohon di Jalan Talagabodas, Gatot Subroto, dan Naripan, RH juga sempat merusak pohon di Lingkar Selatan. “Dia sempat mencacak habis 13 pohon di lingkar selatan. Nah pada saat itu keluarganya sempat akan memasukan dia ke RS Jiwa di Jalan Riau lagi, tapi ditolak karena dia sudah menjadi pasien tetap,” tuturnya. Menurut keterangan pihak keluarga, RH mengalami kelainan jiwa setelah berpisah dengan anak istrinya. “Entah alasan apa, RH dipisahkan dari anak istrinya. Saat pulang lagi ke Bandung, RH mengalami kelainan jiwa,” cerita Susi. (ern/ern)

Eueluh-euleuh… dasar si Borokokok…………

Rabu, 04/02/2009 10:59 WIB

Puluhan Pohon di Bandung Dikuliti

Distam Akan ‘Sulam’ Pohon yang Dikuliti

Andri Haryanto – detikBandung

Bandung – Puluhan pohon di Bandung yang dikuliti orang tak bertanggungjawab akan diobservasi Dinas Pertamanan. Jika tidak mumpuni untuk tumbuh, maka Distam akan sulam atau ganti pohon yang dikuliti tersebut dengan stok pohon yang sama.

“Kita observasi dulu pertumbuhan pohon yang dikuliti. Seumpama nanti pertumbuhannya kecil terpaksa harus diganti,” kata Sekretaris Dinas Pertamanan Kota Bandung Arif Prasetya kepada detikbandung, Rabu (4/2/2009).

Distam telah menyiapkan tanaman penyulam atau pengganti untuk pohon-pohon di Bandung yang dikuliti. Pohon-pohon yang dijadikan penyulam ini diakui Arif adalah stok bibit mahoni yang dimiliki Distam. “Kita pakai stock penyulaman yang ada dulu,” ujar Arif.

Untuk saat ini, Distam akan membuatkan kerombong untuk tanaman yang dikuliti. “Ini untuk menjaga supaya tanaman untuk sementara tidak dirusak,” katanya.

Tapi, kata Arif, untuk batang pohon yang berdiameter 30 centimeter kemungkinan masih bisa bertahan hidup.

Namun meski bisa tumbuh, lanjut Arief, batang pohon yang dikuliti dikhawatirkan tak mampu menahan pertumbuhan pohon yang besar di atasnya. “Ketika sudah besar lalu tidak kuat menahan maka pohon akan tumbang,” jelas Arif.
(ahy/ern)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: